Pendidikan merupakan suatu hal
yang sangat berperan penting di dunia, karena dunia butuh akan orang-orang yang
berpendidikan agar dapat membangun Negara yang maju. Tapi selain itu karakter
pun sangat diutamakan karena orang-orang pada zaman ini tidak hanya melihat
pada betapa tinggi pendidikan ataupun gelar yang telah ia raih, melainkan juga
pada karakter dari pribadi dari setiap orang.
Proses pendidikan di sekolah
masih banyak yang mementingkan aspek kognitifnya ketimbang psikomotoriknya,
masih banyak guru-guru di setiap sekolah yang belum terlalu mengspesifik
atau mengajarkan pada pengembangan Karakter siswa, sehingga masih banyak
siswa yang masih lemah dalam hal karakter atau etika dalam kehidupan
sehari-hari.
Di dalam buku Prisip dasar
Pendidikan Karakter (Dr. Marzuki, M.Ag.) pendidikan merupakan proses
pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi
manusia yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan berakhlak. Undang-Undang
No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menegaskan, “
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakhwa kjepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap,kreatif, mandiri dan menjadi warga Negarayang demokratis serta
bertanggung jawab “ (Pasal 3) Pendidikan Nasional mengemban misi yang tidak
ringan, yakni membangun manusia yang utuh dan paripurna yang memiliki
nilai-nilai karakter yang agung disamping juga harus memiliki kaimanan dan
ketakwaan. Karena itulah Pendidikan menjadi Ia agent of change yang harus mampu melakukan perbaikan karakter
bangsa.
Banyak pilarkarakter yang harus
kita tanamkan kepada anak – anak penerus bangsa, diantaranya adalah kejujuran,
yahhh kejujuran adalah hal yang paling pertama harus kita
tanamkan pada diri kita maupun anak – anak penerus bangsa karena kejujuran
adalah benteng dari semuanya, Demikian juga ada pilarkarakter tentang keadilan,
karena seperti yang dapat kita lihat
banyak sekali ketidakadilan khususnya di Negara ini. Selain itu harus
ditanamkan juga pilarkarakter seperti rasa hormat. Hormat kepada siapapun itu,
contohnya adik kelas mempunyai rasa hormat kepada kakaknya dan
kakak pun menyayangi adik – adiknya, begitu juga dengan teman
seangkatan rasa saling menghargai harus ada dalam diri setiap murid - murid agar terciptanya dunia pendidikan yang
tidak ramai akan perselisihan yang akhirnya berujung tawuran.
Sekarang mulai banyak sekolah –
sekolah di Indonesia yang mengajarkan pendidikan karakter menjadi mata pelajaran khusus di sekolah
tersebut. Mereka diajarkan bagaimana cara bersifat terhadap orang tua, guru
–guru ataupun lingkungan tempat hidup.
Mudah – mudahan dengan
diterapkannnya pendidikan karakter di sekolah semua potensi kecerdasan anak
–anak akan dilandisi oleh karakter – karakter yang dapat membawa mereka menjadi
orang – orang yang diharapkan sebagai penerus bangsa. Bebas dari korupsi,
ketidakadilan dan lainnya. Dan makin menjadi bangsa yang berpegang teguh kepada
karakter yang kuat dan beradab. Walaupun mendidik karakter tidak semudah
membalikan telapak tangan, oleh karena itu ajarkanlah kepada anak bangsa
pendidikan karakter sejak saat ini.
Kualitas dan kapasitas kita
dibutuhkan dalam mencapai suatu tujuan, oleh sebab itu maka kita sebagai
pendidik dituntut bagaimana caranya agar karakter yang diharapkan dapat
diteladankan kepada semua kalangan terutama yang menjadi fokus utama yaitu anak
didik atau peserta didik tersebut.
Hormat saya
Margison A Blegur, S.Pd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar